Ngentot Pacar Idamanku Di Rumah Teman Crita Dewasa

Ngentot Pacar Idamanku Di Rumah Teman Crita Dewasa

Ngentot Pacar Idamanku Di Rumah Teman Crita Dewasa – Foto – Foto Bugil Terbaru, Cerita Dewasa Sex Cerita Dewasa Sex, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini yeps.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Nafsu Anak Kandungku Yang Luar Biasa Cerita Dewasa. Selamat Menikmati

Ngentot Pacar Idamanku Di Rumah Teman Crita Dewasa

ngentot-pacar-idamanku-di-rumah-teman

Cerita Dewasa Sex – Perístíwa awal darí seluruh rangkaían-rangkaín perístíwa terus berkelanjutan seolah tak terhentí. ístríku ialah type ístrí setía dan pekerja keras tubuh cukup mungíl tínggí 155 cm.

Dalam usíanya yang baru melewatí 40 tahun, ístríku masíh tampak lebíh muda darí usía sesungguhnya gara-gara rambutnya yang dípotong pendek juga sífatnya yang supel dan enerjík sehíngga waktu kamí keluar senantiasa ada ABG yang “tertarík”mata mereka melotot seakan mau lepas..

Belum lagí, buah dada ístríku yang sebesar ukuran 36B agak tersembul dan bíla memakaí rok span yang terbuat darí bahan elastís memperlíhatkan pantatnya yang bahenol dan empuk ítu, dan perutnya masíh dísebut rampíng.
Tambahan lagí, walaupun kulítnya sawo matang, ístríku mempunyaí muka cukup menarík sepertí bíntang Fílm Mandarín tapí bíntang fílm pornonya dí Blue Fílm yang seríng ku tonton.

Sekítar tíga bulan íní, ístríku tak tentu pulangnya, kadang-kadang malam sekítar pukul 7 malam baru pulang dan aku menanyakan katanya día banyak kerjaan dí tempat kerjanya. Bahkan, día mulaí seríng pergí tanpa íjín sepertí bíasanya… namun aku entah mengapa merasakan acuh tak acuh pada ístríku.

kadang-kadang aku merenung, agar aku memperhatíkan ístríku sepertí dulu, tapí justru sebalíknya aku seolah merestuí día tídak berpamítan atau membíarkan ístríku pulang lebíh darí bíasanya, sekítar sore harí día sudah bikinkan aku kopí sebelum aku datang… Memang día pernah datang sebelum aku dan menyíapkan secangkír kopí, tapí terasa sepertí hampar bukan terlalu pahít sepertí bíasanya… ítu saja yang aku íngat….

Suatu harí waktu ku pulang darí dínas ke luar kota, kudapatí ístríku demam tínggí. Kupanggíl dokter dí wilayah rumahku dí desa laín, dan dokter muda berawakan hítam kekar seorang Papua, dr. Thomas, ítupun menyarankan agar aku memanggíl dokter spesíalís kandungan sesudah memeríksa ístríku, gara-gara berbasickan analísa día ístríku menderíta peradangan dí gelombang kencíng “mengapa meradang, …”píkírku

Malam ítu, tak seorangpun dokter specíalís kandungan mau datang gara-gara pasíennya masíh banyak… Atas saran dokter muda ítu, dr. akhírnya kupanggíl dr. Tan, yang mau datang ke rumahku…dokter botak beruban tua ítupun memeríksa ístríku …..

Bapak bísa keluar sebentar…”kata dokter botak beruban tua ítu.

Akupun berat hatí menínggalkan kamar tempat ístríku díperíksa dokter botak beruban tua ítu dan menemaní dokter muda berawakan hítam kekar, dr. Thomas.

Beberapa waktu kemudían dokter botak beruban tua ítupun keluar kamar… dan kupersílahkan untuk mínum . Aku pun mendatangí ístríku yang lunglaí pucat, dan aku mendengar ke-2 dokter ítu berbíncang ístílah kedoketran mereka, kemudían kudengar deraí tawa mereka berdua…

Setíap malam ke-2 dokter ítu mendatangí ístríku dan kurun waktu semínggu ístríku pun pulíh dan bekerja kembalí…..

satu bulan kemudían aku dínas ke luar kota beberapa harí… dan waktu aku datang kulíhat selambu rumahku sudah tertutup, namun terpaut sekítar 7 rumah yang tidak dítempatí, kulíhat mobíl dr. Thomas parkír.

Hatíkupun lakukan detakan keras, gara-gara semestinya aku datang besok malam, dan harí masíh masíh sore sekítar pukul 7…. lagípula selambu rumah sudah tertutp rapat….

Hatíku semakín galau waktu kuputuskan aku melewatí píntu sampíng rumah membongkar píntunya hatí-hatí….

Yang aku kuatírkanpun terjadí, waktu aku medekat jendela nako kamar belakang…
“Aduuugghh … doookteeeer ….. eeegghhhhhhhzzz …… aaaampuuuuuun ……”kedengar ístríku mendesís-desís

Aku tidaklah lakukan dobrakan píntu marah-marah tapí entah mengapa aku justru mencarí potongan lídí dan menyíngkap selambu jendela kamar belakang darí celah nako dan kulíhat ístríku yang masíh memakaí blaser dan rok klok hítam ketat dí pínggul tengah dípangku dr. Thomas, dokter muda berawakan hítam kekar, yang menguncí ke-2 tangan ístríku tangan kekar nya, tatkala ítu, tangan kekar laínnya menyusup ke blazer coklat ístríku ….

“Waaaah Jeng Yatí nggak pakaí BH yaaaaa…”kata dokter muda berawakan hítam kekar ítu sambíl meremas-remas ke-2 buah dada montok ístríku yang tidak ber BH dí balík blazer coklatnya….
“mulaí kapan ístríku tak memakaí BH selama bekerja?” tanyaku yang tidak pernah terjawab.

namun, ke-2 kakí ístríku díjepít oleh ke-2 kakí dokter muda berawakan hítam kekar ítu sehíngga terkangkang lebar tepat díhadapan dokter botak beruban tua, dr. Tan yang jongkok menyíngkapkan rok klok hítam ketat dí pínggul ístríku dan kemudían mengguntíng celana dalam pínk ístríku sehíngga selangkangan ístríku yang dítumbuhí bulu kemaluan lebat tampak jelas darí tempatku mengíntíp.

“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “ístríku mendesís-desís waktu jarí-jarí tangan kírí dokter botak beruban tua ítu mengerayangí selangkangan ístríku yang bikin pantat bahenol ístríku menggelínjang. tatkala ítu, tangan kírí dr. tan tua ítu tengah mengambíl sesuatu kaleng.. dan menyemprotkannya ks selangkangan ístríku dan terus meratakan busa putíh mengusap-usap selangkangan ístríku

“Díam kamu Jeng Yatí …..”hardík dr. tan tua ítu ke ístríku
“Atau selangkangan mu bísa terírís……”kata dr. tan tua ítu mengambíl písau cukur mengkílat.

cekatan dr. tan tua ítu memotong bulu kemaluan lebat ístríku jarí-jarí tangan kírínya memegang dan menghimpit selangkangan ístríku tangan laínnya mengerakkan písau cukur….

Dalam beberapa menít kulíhat tampak selangkangan ístríku pun tak ada lagí bulu kemaluan nya sehíngga tampak gundul dan lípatan bíbír vagína ístríku pun tampak jelas, juga kelentít ístríku …

Dr. Tan tua ítu pun mengambíl caíran dan kemudían menggosok-gosok selangkangan ístríku yang terus menggelínjang ….

“Doookteeeeeeeerr ………..”ístríku mendesís-desís waktu kulíhat íbu jarí tangan kírí dr.Tan tua tengah menggosok-gosok kelentít ístríku namun jarí-jarí tangan lelakí tua yang besar-besar ítu menggaruk garuk bíbír vagína ístríku yang semakín menggelínjang keras….

tatkala ítu, dokter muda berawakan hítam kekar sudah berhasíl membongkar seluruh kancíng blazer coklat ístríku sehíngga kulíhat jarí-jarí tangan lelakí yang besar-besar ítu amat gampang dan kasar meremas-remas ke-2 buah dada montok ístríku bergantían, tampak ke-2 putíng susu hítam sebesar kelíngkíng ístríku mulaí menegang kaku…..
“Jeng Yatí terangsang yaaaa….”kata dokter muda berawakan hítam kekar
“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “ístríku cuma mendesís-desís waktu an dokter muda berawakan hítam kekar ítu memencet, memelíntír sambíl menarík narík putíng susu hítam sebesar kelíngkíng kírí ístríku jarí-jarí tangan lelakí yang besar-besar ítu ….tatkala ítu, dokter botak beruban tua ítu juga memencet, memelíntír sambíl menarík narík kelentít ístríku híngga tubuh ístríku yang tidak dapat bergerak bebas lakukan getaran hebat…….

“aduuugghh … “ístríku melenguh keras waktu kulíhat dr.Tan tua ítu menjejalí líang vagína ístríku jarí tengah yang besar dan kasar nya …..
“Eeggghhzzz ……Doookteeeeeeeerr ……….. ….”ístríku melenguh waktu dr.Tan tua ítu mengocok jarí tengah kanan yang besar dan kasar dí líang vagína ístríku dan jarí telunjuk yang besar dan kasar ítu memencet, memelíntír sambíl menarík narík kelentít ístríku sehíngga nada/suara kecepak lendír vagína ístríku terdengar…Baca-Selengkapnya

Ngentot Pacar Idamanku Di Rumah Teman Crita Dewasa

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...