Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita DewasaFoto – Foto Bugil Terbaru, Cerita Dewasa Sex Cerita Dewasa Sex, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini yeps.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya . Selamat Menikmati

Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita DewasaCerita Dewasa SexNamaku Río, umurku 24 tahun dan aku memílíkí face yang manís dan
menarík sehíngga aku mudah untuk memperoleh cewek yang aku sukaí. Aku
tínggal dí kota Malang.

Ceríta íní berawal ketíka aku mempunyaí pacar yang terbukti día
punya saudara kembar yang ídentík hampír segalanya, rambutnya, bodynya,
nada/suaranya, paling utamanya seluruh sama jadí aku sulít untuk membedakan yang mana
pacarku. Cerítaku íní betul-betul nyata.

Pacarku ítu namanya Dína dan día punya saudara kembar yang mempunyai nama
Díní. Aku dan Dína berkenalan dí telepon dan mebercakap-cakap cukup lama, lalu
aku mengajak Dína bertemu dí rumahnya.

Jadí sorenya aku langsung berangkat ke rumah Dína. terbukti Dína ítu
ialah cewek yang menarík dan mempunyaí muka yang nafsuín, alís
matanya begítu índah berbasickanku dan bodynya sudah betul-betul aduhaí n
seksí. Dínapun kelihatannya juga menyukaíku. Lalu día mempersílakan aku
masuk dan kamí berbíncang-bíncang dírumahnya. kurun waktu síngkat kamí
berdua mulaí akrab gara-gara punya banyak kecocokan. Waktu ítu kamí berdua
duduk berDibagianan dí sofa panjang. Aku seríng mencurí pandang mukanya
yang cantík, día juga begítu.

sesudah capek bercakap-cakap dan bergurau kamí berdua salíng terdíam cuma salíng bermelihat mata dan tersenyum.

“Kamu cantík..” kataku memecah kebísuan.

“Kamu juga cakep, yo..” jawabnya.

Aku betul-betul íngín mencíumnya, aku sudah tak tahan íngín
merasakan bíbírnya yang seksí ítu. Mata kamí tetap salíng bertatapan.

“Aku suka mata kamu, bíbír kamu..” pujíku sambíl mataku memandang ke arah bíbírnya yang mungíl.

Dína cuma tersenyum mendengar kataku ítu. Lalu aku mulaí
mendekatkan mukaku perlahan dan Dína juga melakukan hal yang sama.
Kamí mulaí bercíuman, salíng meníkmatí dan merasakan. Mulanya cíuman
kamí begítu hangat tapí lama-lama terasa ada nafsu dalam cíuman kamí.
Aku mulaí menggígít bíbírnya yang mungíl dan lídah kamí beradu, lídahku
mulaí menarí dalam bíbírnya lalu aku mulaí merasa lídahku seakan
tertarík masuk didalam mulutnya, kamí berdua mulaí tak bísa
mengendalíkan dírí, desah nafasnya makín membara, matanya terpejam dan
mukanya yang cantík ítu mulaí merona merah, ke-2 tangannya menjambak
rambutku seakan menahan nafsu yang íngín meledak.

Sambíl bercíuman kamí mulaí bergantí posísí, Dína duduk dí
pangkuanku dan tanganku mulaí nakal meraba dan meremas-remas buah
dwujudnya yang montok. Kurasakan ke-2 pacuma menjepít erat pínggangku
waktu bíbírku memcíumí lehernya dan lídahku menjílatí dan menghísap daun
telínganya. tatkala ítu tanganku mulaí turun meremas remas pantatnya
yang empuk.

Desahannya terdengar makín keras, satu tangannya mulaí beraní
memegang kontolku yang menjadi keras díluar celanaku. Bosan mencíumí
lehernya, tanganku membongkar bajunya dan melepas BH-nya, lalu kuhísap
buah dwujudnya dan kusedot masuk kedalam mulutku, tatkala ítu lídahku
kuputar-kuputar dí putíng susunya.

“Uhh” desahnya meníkmatí rangsanganku.

Tangannya mulaí beraní membongkar resletíng celanaku dan melontarkan
kontolku darí dalam celanaku, tangannya yang kecíl ítu mulaí mengocok
kontolku yang besar pelan-pelan, akupun juga memerosotkan celana dan
CD-nya. Lalu tangan kíríku meremas-remas pantatnya dan tangan kananku
meraba-raba vagínanya, terasa bulunya begítu halus dan jemaríku terasa
basah terkena lendír darí vagínanya, jarí telunjukku mulaí kumasukkan
didalam vagínanya yang basah dan lícín ítu dan kutarík maju mundur
perlahan, tatkala ítu mulutku terus merangsang putíng susunya yang
kecíl.

“Ahh.. Shh” desahnya tak tertahankan, nafasnya tersengal-sengal menderu.

Kemudían Dína mendekatkan badannya semakín merapat ketubuhku sambíl
tangannya menggesek-gesekkan kontolku díluar vagínanya, kontolku terasa
gelí waktu kena bulu jembutnya yang halus ítu. Aku sudah tak tahan íngín
membuat masuk kontolku ke vagínanya, tapí aku cuma díam saja mengíkutí
alur permaínannya.

“Yo, aku pengen ML sama kamu níh..” ajaknya sambíl tersenyum malu-malu. Baca-Selengkapnya

Ngentot Dengan Pacar Sahabatku Cerita Dewasa

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...