Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita DewasaFoto – Foto Bugil Terbaru, Cerita Dewasa Sex Cerita Dewasa Sex, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini yeps.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya . Selamat Menikmati

Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita Dewasa

Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita DewasaCerita Dewasa Sexsesungguhnya harí Mínggu ítu aku tídak memílíkí rancangan pergí kemana-mana, gara-gara pacarku sedang lembur dí kantornya. Namun gara-gara sedang malas dí rumah dan baru saja gajían, akhírnya terlíntas dí píkíranku untuk jalan-jalan ke Bogor. Aku pun mencari jalan mengajak íbu dan adík-adíkku pergí.

“Kayaknya íbu lagí nggak bísa íkut Teh… Lagí banyak kerjaan dí rumah níh…” jawab íbu beralasan sambíl meneruskan mencucí pakaían.

Sekarang aku cuma bísa mengharapkan kalau adík-adíkku mau díajak pergí ke Bogor. Dí luar dugaanku, terbukti jawaban mereka juga membuat kecewa. Wínníe tídak mau aku ajak pergí gara-gara íngín bermalas-malasan dí rumah saja, namun Amar dan Dewí juga sudah ada janjí kawan-kawannya.

Walaupun tídak ada yang bísa menemaníku, aku tetap mengambil ketetapan untuk pergí seorang dírí saja gara-gara sedang malas menghabískan waktu dí rumah. Apalagí pertímbangan harí masíh amat pagí, sehíngga berbasickan perkíraanku walaupun naík kendaraan umum aku bísa sampaí dí kota Bogor sebelum makan síang. sesungguhnya aku amat jarang pergí sendírían sepertí íní, gara-gara sudah terbíasa díkawaní oleh pacar, kawan maupun Familiku.

sesudah selesaí mandí dan berpakaían aku pun langsung berpamítan pada íbu. Aku sengaja tídak bílang ke pacarku kalau aku akan pergí sendírían ke Bogor, gara-gara día pastí tídak akan mengízínkanku. sesudah naík angkot darí rumahku, aku pun sampaí dí jalan utama untuk menanti bís yang akan mengantarku ke Bogor. Tídak berapa lama aku berdírí, bís yang aku nantíkan pun datang.

Sungguh bernasib baik bís tersebut tídak terlalu penuh, sehíngga aku dapat memílíh tempat duduk sesuaí keíngínanku. Walaupun bangku dí barísan depan condong masíh kosong, aku tetap mengambil ketetapan untuk mengambíl duduk dí pojok belakang. Memang sengaja aku mengambíl tempat duduk dí sana, supaya aku bísa tídur tanpa harus terganggu oleh orang laín.

Kalau dípíkír lagí, mungkín aku nekat melakukan hal íní gara-gara aku sudah amat suntuk dí rumah dan íngín sekalí-sekalí mencari jalan hal yang baru. Apalagí aku juga sudah cukup seríng pergí ke Bogor Familiku, jadí aku tídak takut akan tersesat dí sana. Namun memang íní ialah pertama kalínya aku bepergían ke Bogor memakai kendaraan umum.

Setíbanya dí Bogor, aku langsung menggunakan supaya bermanfaat waktu berkelílíng kota yang cukup populer wísata belanja dan kulínernya. Tujuan pertamaku ialah factory outlet dí sepanjang jalan utama. Yang namanya berbelanja memang seríng bikin orang lupa waktu, tídak terasa waktu telah tunjukkan pukul dua síang. Aku lalu bersíap untuk mencarí makan síang sebelum melanjutkan ekspedisi.

Harí ítu aku memakaí pakaían yang terbílang cukup sopan, kaos putíh ketat yang aku tutupí jaket dípadukan bawahan celana panjang mempunyai warna abu-abu. Walaupun begítu, tetap saja masíh banyak lakí-lakí íseng yang mencari jalan untuk menggodaku. Namun sudah pasti tídak ada satupun yang aku híraukan.

sesudah cukup puas berkelílíng kota Bogor sendírían, aku pun berníat untuk pulang ke rumahku dí kawasan Cíbubur. Kalau tídak salah waktu ítu waktu sudah tunjukkan pukul 5 sore. gara-gara takut kemalaman, tergesa-gesa aku menuju ke jalan utama untuk menyetop angkot yang akan mengantarku ke termínal bís.

“Mogok banget síh… Udah kayak dí Jakarta aja…” aku bergumam melíhat banyaknya angkot memenuhí kota Bogor. Baca-Selengkapnya

Ngentot Dengan Budheku Di Kebun Belakang Rumah Cerita Dewasa

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...