Cerita Telanjang Di Ruang Tamu

cerita-telanjang-di-ruang-tamuCerita Telanjang Di Ruang Tamu

Cerita Dewasa Selamat malam, nada/suara lembut menyapa waktu aku membongkar pintu ruang periksa dan masuk didalam. Aku menoleh ke arah nada/suara yang amat menyejukkan hati itu. Aku terpana, terbukti Dokter yang akan lakukan test aku ialah wanita cantik yang tadi sempat aku perhatikan sebentar. Sepada waktu itu itu juga aku menjadi antusias kembali.

Selamat malam, Dok, sahut aku. ia tersenyum. Aah, luluhlah hati aku disebabkan senyumannya ini yang semakin menjadikannya cantik. Oke, sekarang coba kamu buka kaos kamu dan berbaring di sana, kata sang Dokter Yaniambil menunjuk ke arah tempat tidur yang ada di sudut ruang periksa tersebut.

Aku pun berbasickan. sesudah meninggalkan kaos oblong, aku membaringkan diri di tempat tidur. Dokter yang terbukti mempunyai nama Dokter Yani itu mengnyarisi aku berkalungkan stetoskop di lehernya yang jenjang dan putih. Kamu pernah menderita penyakit berat? Tipus? Lever atau yang yang lain? Tanyanya. Aku menggeleng. Cerita Telanjang Di Ruang Tamu

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...