Cerita Sex Obat Perangsang

cerita-sex-obat-perangsangCerita Sex Obat Perangsang

Cerita Dewasa Heh..! Kok justru bengong Rick..! kata Deni sembari menepuk pundakku. Eh.. oh.. mengapa Den..? kaget juga aku. Rick, aku pergi dulu ya..! Ooh ya Ndi.., kalo si Erick macem-macem, teriak aja..! ucap Deni sembari langsung pergi. indi cuma tersenyum saja. Sialan lu Den..! gerutuku dalam hati.

Seperginya Deni, aku jadi layaknya orang bingung saja, serba salah dan aku tidak paham apa yang harus kulakukan. Memang pada prinsipnya aku ini sifatnya agak pemalu, tapi kupaksakan juga selanjutnya. Mo minum apa Ndi..? kataku melepas rasa maluku. Apa aja deh Rick. Asal jangan ngasih racun. katanya sembari tersenyum. Bisa juga bergurau nih cewek, aku kasih obat perangsang baru tau..! kataku dalam hati sembari pergi untuk melakukan pengambilan beberapa minuman kaleng di dalam kulkas.

selanjutnya kami mebercakap-cakap tidak menentu, hingga dia memberi kabar cerita kalau dia lagi kesal sekali sama Edi tunangannya itu, Masalahnya dia itu sekalipun tidak paham kalau Edi pergi keluar kota. Sudah jauh-jauh datang ke Bandung, nyatanya orang yang dituju lagi pergi, sesungguhnya yg terlebih dahulu Edi katakan bahwa dia tak akan kemana-mana. Cerita Sex Obat Perangsang

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...