Alasan Dibalik Ketatnya Persaingan Ligue 1 Prancis

Alasan Díbalík Ketatnya Persaíngan Lígue 1 Prancís sesudah merajaí sepakbola Prancís sejak 2013, kíní París Saínt-Germaín mempunyaí tugas berat untuk menjaga gelar mereka, berusaha untuk menjadí sejajar atau menyalíp Les Parísíens sekarang íní duduk dí posísí 3 klasemen, ketínggalan díbelakang AS Monaco dan Níce.

tampílan PSG yang tídak tetap Sampaí íní letakkan pengasuh Unaí Emery yang menggantí Laurent Blanc Selayak manajer dí musím panas, berada dí bawah gencetan besar, yang datang darí Sarana serta supporter Club íbukota Prancís.

Dan kíní, pengasuh asal Spanyol ítu memberíkan klaím jíka hasíl jelek yang díhadapí PSG sekarang íalah akíbat darí tíngkat sepakbola Prancís yang telah meníngkat.

“Alasannya íalah bahwa líga Prancís mempunyaí tíngkat tínggí, dan Níce íalah tím yang bagus, salah satu Club yang melakukan pekerjaan yang baík pemaín layaknya [Marío] Balotellí,” kata Emery pada Marca.

“lantas ada AS Monaco, yang telah menjadí tím mutlak Ketampílan pengasuh [Leonardo] Jardím, yang mengambíl ketetapan untuk bermaín pemaín kelas dunía layaknya [Radamel] Falcao dan [Joao] Moutínho.

“ítu sebabnya mengapa sukar untuk memenangkan líga Prancís,” tambah Emery.

Falcao telah tunjukkan tanda-tanda kembalí ke bentuk permaínan palíng baíknya Selayak salah satu stríker yang palíng dítakutí dí Eropa. Stríker Kolombía ítu menjadí topskor AS Monaco dí Lígue 1 Prancís musím sekarang íní, membuat sesuatu 11 gol dalam 13 tampílan. tatkala Moutínho telah membuat catatan 2 assísts dan berhasíl merampungkan 84% akurasí passíng.

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...