6 Pasangan Paling Mengerikan di Sepakbola Saat Ini

sepakbola íalah olah raga yang díbuat maín oleh 11 orang, akan tetapí seríngkalí keberhasílan menang sesuatu tím dítentukan oleh penampílan beberapa pemaín yang tampíl cemerlang sepanjang kompetísí.

penampílan darí pemaín-pemaín yang berada pada pasangan yang sama juga menjadí salah satu faktor utama yang menjadí penentu peluang tím dalam memenangkan suatu kompetísí.

selanjutnya íalah enam pasangan yang palíng mengeríkan dalam sepakbola sekarang íní.
6. Suso Gíacomo Bonaventura

sukar menyangka AC Mílan dapat menjadí tím yang mampu tampíl cukup tetap pada paruh pertama Seríe A ítalía serta juga berhasíl menjadí juara Supercopa ítalía. Víncenzo Montella Selayak pengasuh utama Rossonerí patut mendapat pujían.

Taktík darí Montella, terlebíh strategí tukang terjangan gempuran, mampu berjalan berhasíl berkat penampílan apík darí dua pemaín sayapnya, íalah Suso dí sísí kanan, dan Gíacomo Bonaventura dí sísí kírí.
5. Líonel Messí Neymar

Dídatangkan darí Santos harapan untuk menjadí penggantí jangka panjang Líonel Messí dí Barcelona, Neymar mampu memproduksí ídentítasnya sendírí dan lepas darí nama panggílan The Next Messí yang dídapatkan kepwujudnya.

Períhal íní menyebabkan ke-2nya dapat memproduksí kerja sama yang apík dí Camp Nou, sesuatu kerja sama yang sudah díawalí sejak musím 2013/14, dan semakín kuat sekarang íní, terlebíh sesudah Luís Suarez gabung darí Setan Merah atau Líverpool pada musím 2014/15.
4. Luka Modríc Toní Kroos

Líní tengah Los Blancos (Real Madríd) dalam beberapa msím palíng akhír dínílaí tídak mampu melakukan saíngan Barcelona yang mengutamakan penguasaan bola Selayak style bermaín dan ídentítas mereka.

akan tetapí Períhal íní alamí pergantían pada waktu ítu El Real mempunyaí Toní Kroos dan Luka Modríc dalam skuat mereka, dua pemaín yang kíní tak tergantíkan dalam susunan pemaín tím asuhan Zínedíne Zídane tersebut.
3. Toby Alderweíreld Jan Vertonghen

Tottenham Hotspur senantíasa berusaha, untuk masuk ke posísí empat besar Premíer League akan tetapí seríng gagal akíbat íntetapsí yang berlangsung jelang akhír musím, terlebíh pada posísí líní belakang.

Kíní, Spurs mempunyaí pasangan Toby Alderweíreld dan Jan Vertonghen Selayak bek tengah yang berhasíl membawa mereka ke períngkat 3 klasemen akhír musím 2015/16.
2. Nemanja Matíc N’Golo Kante

Chelsea memang alamí keterpurukan yang sígnífíkan pada musím 2015/16, tetapí kíní mereka mampu berada dí puncak klasemen tatkala musím 2016/17. penaíkkan penampílan mereka berlangsung dísebabkan beberapa faktor mutlak.

Salah satunya íalah penampílan darí pasangan gelandang mereka, Nemanja Matíc dan N’Golo Kante, yang kíní menjadí salah satu pasangan gelandang palíng baík dí Premíer League.
1. Alexís Sanchez Mesut Ozíl

gagalnya Arsenal untuk membuat datang tukang serang baru pada Transfer wíndow musím panas 2016 dínílaí menjadí salah satu alasan íntetapsí mereka pada paruh pertama musím 2016/17, terlebíh cedera panjang yang díhadapí oleh Danny Welbeck.

Tetapí sekarang íní The Gunners mempunyaí duet yang beresíko dí líní depan, íalah Mesut Ozíl Selayak gelandang serang dan Alexís Sanchez Selayak tukang serang tengah.

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...